Senin, 28 September 2009

Diam Antara Kematian 2


Antarkan aku ke liang kubur

Dengan sejuta doa dan seribu rupa bunga

Semenjak dia telanjangkan dada dan mengiba

Ia mengharap

Akan kematian yang menjadi impiannya

Sudahlah ini Cuma rekayasa

Telah terdiam selama tujuh tahun dalam kematian

Ketakpastianlah sebab hunus pedang kematiannya

Ketulusan dan perasaan apa adanya menterjemahkan

Kematianku adalah kematian rasa dalam belaian raga, imaji, hayal, sastra dan irama

Bukan kematian dalam arti

kuburan-kuburan tanah merah

Kematianku adalah kematian dengan makam yang dihiasi berjuta permata dan beribu puisi cinta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar